SILABUS
MATA
KULIAH PRAGMATIK
Oleh
Noermanzah, M.Pd.
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BAHASA DAN
SATRA INDONESIA
STKIP-PGRI LUBUKLINGGAU
2013
GARIS-GARIS BESAR PROGRAM PERKULIAHAN (SILABUS)
MATA KULIAH PRAGMATIK
Mata Kuliah : Pragmatik
Program : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Beban Studi/Smt : 2 SKS/IV
Kode MK/Prasyarat : KIN
242/STI 112 & KIP 232
Dosen (Koordinator) : Noermanzah,
M.Pd.
Alamat :
Jln.
Barokah Marga Mulya Lubuklinggau
Ponsel :
085664945652
Surat-Elektronik :
noermanzah@ymail.com
Blog : 1. silabuspragmatik-noermanzah.blogspot.com
2. pragmatik-noermanzah.blogspot.com
A. Dekripsi Mata Kuliah
Perkuliahan ini mengkaji, mendiskusikan,
dan menerapkan tentang ilmu pragmatik, baik sebagai calon guru, peneliti
bahasa, maupun masyarakat pada umumnya. Pragmatik merupakan mata kuliah yang
menuntut mahasiswa untuk aktif, kreatif, dan santun dalam berkomunikasi lisan
serta mampu meneliti dengan kajian pragmatik. Selain itu, mahasiswa sebagai
calon guru harus mampu memahami bahasa anak secara pragmatik (makna bahasa
secara eksternal) sehingga dapat menilai kebutuhan siswa yang pada akhirnya
mampu mengantarkan siswa sesuai dengan tujuan pembelajaran bahasa Indonesia.
B. Standar
Kompetensi Mata Kuliah:
Mahasiswa
mampu memahami, menanggapi, menjelaskan, mendemonstrasikan, dan menganalisis hal-hal yang berhubungan dengan
wacana pragmatik yang meliputi: situasi tutur, tindak tutur, jenis-jenis tindak
tutur, presuposisi, implikatur, entailement,
prinsip kerjasma, prinsip kesopanan, parameter pragmatik, wacana tekstual,
wacana kontekstual, bentuk dan nilai komunikatif kalimat dalam bahasa
Indonesia, dan pragmatik imperatitif.
C. Media dan Sumber Perkuliahan:
1. Buku Referensi
1.
Buku “Pragmatik: Kesantunan Imperatif Bahasa
Indonesia” Karya R. Kunjana Rahardi
(2005) Penerbit Erlangga, Jakarta.
2.
Buku
“Pragmatik” Karya Louise Cummings (2007) Penerbit Pustaka Pelajar, Yogyakarta.
3.
Buku “Pragmatik dan Penelitian Pragmatik”
Karya F. X Nadar (2008). Graha Ilmu. Yogyakarta.
4.
Buku “
Pengajaran Pragmatik” Karya Henry Guntur Tarigan (2009). Angkasa Bandung,
Bandung.
5. Buku “Analisis Wacana Pragmatik: Kajian Teori dan
Analisis” I Dewa Putu Wijaya dan M. Rohmadi (2011) Penerbit Yuma Pustaka,
Surakarta.
2. Bahan/Alat/Media
·
CD bahan ajar MK Pragmatik
·
Flashdisk untuk menyimpan
tugas-tugas
·
Satu bendel untuk portofolio tugas-tugas
·
LCD dan Papan
Tulis
D. Satuan Acara
Perkuliahan
Pertemuan
|
Materi/Kompetensi
|
Indikator
|
Pendekatan/Metode
|
Alokasi
Waktu
|
1
|
Hakikat dan Sejarah Pragmatik
a.
Hakikat Pragmatik
b.
Sejarah dan Latar Belakang Lahirnya Pragmatik
|
Mahasiswa mampu memahami dan mempresentasikan hakikat dan sejarah
lahirnya pragmatik dalam diskusi ilmiah
|
Pendekatan Genre/Diskusi dan Penugasan
|
2 x 50 Menit
|
2
|
Situasi
Tutur
a.
Aspek-aspek
Situasi Tutur
b.
Perbedaan Analisis Linguistik Struktural dengan Analisis Pragmatik
|
Mahasiswa mampu memahami, membedakan, dan mempresentasikan situasi
tutur yang terdiri dari aspek-aspek situasi tutur dan perbedaan analisis
linguistik structural dengan analisis Pragmatik dalam diskusi ilmiah
|
Pendekatan Genre/Diskusi dan Penugasan
|
2 x 50 Menit
|
3
|
Tindak Tutur
a.
Tindak Lokusi
b.
Tindak Ilokusi
c.
Tindak Perlokusi
|
Mahasiswa mampu memahami dan mempresentasikan tindak tutur lokusi,
tindak ilokusi, dan tindak perlokusi dalam diskusi ilmiah
|
Pendekatan Genre/Diskusi dan Penugasan
|
2 x 50 Menit
|
4
|
Jenis-jenis Tindak Tutur
a.
Tindak Tutur Langsung dan Tindak Tutur Tidak Langsung
b.
Tindak Tutur Literal dan Tindak Tutur Tidak Literal
c.
Tindak Tutur Langsung Literal
d.
Tindak Tutur Tidak Langsung Literal
e.
Tindak Tutur Langsung Tidak Literal
f.
Tindak Tutur Tidak Langsung Tidak Literal
|
Mahasiswa mampu memahami dan mempresentasikan jenis-jenis tindak tutur
dalam diskusi ilmiah
|
Pendekatan Genre/Diskusi dan Penugasan
|
2 x 50 Menit
|
5
|
a.
Praanggapan (Presuposisi)
b.
Implikatur
c. Entailment
|
Mahasiswa mampu memahami dan mempresentasikan praanggapan,
implikatur, dan entailment dalam diskusi
ilmiah
|
Pendekatan Genre/Diskusi dan Penugasan
|
2 x 50 Menit
|
6
|
Prinsip Kerja Sama
a.
Maksim Kuantitas
b.
Maksim Kualitas
c.
Maksim Relevansi
d.
Maksim Pelaksanaan
|
Mahasiswa mampu memahami dan menerapkan prinsip kerja sama yang terdiri
dari maksim kuantitas, maksim kualitas, maksim relevansi, dan
maksim pelaksanaan
|
Pendekatan Genre/Diskusi dan Penugasan
|
2 x 50 Menit
|
7
|
1. Prinsip Kesopanan
a.
Maksim Kebijaksanaan (Tact Maxim)
b.
Maksim Kemurahan (Generosity
Maxim)
c.
Maksim Kerendahan Hati (Modesty
Maxim)
d.
Maksim Kecocokan (Agrement Maxim)
e.
Maksim Kesimpatian (Sympathy
Maxim)
2.
Parameter Pragmatik
a.
Muka Positif (Positive Face)
b.
Muka Negatif (Negative Face)
|
Mahasiswa mampu memahami dan menerapkan prinsip kesopanan dan parameter
pragmatic
|
Pendekatan Genre/Diskusi dan Penugasan
|
2 x 50 Menit
|
8
|
Ujian Tengah Semester (UTS)
|
Essay
|
100 Menit
|
|
9
|
Wacana Tekstual dan Kontekstual
a.
Analisis Wacana Tekstual
b.
Analisis Wacana Kontekstual
|
Mahasiswa mampu memahami dan membedakan analisis wacana tekstual dan
kontekstual
|
Pendekatan Genre/Diskusi dan Penugasan
|
2 x 50 Menit
|
10
|
Bentuk dan Nilai Komunikatif Kalimat dalam Bahasa Indonesia
a.
Kalimat Deklaratif
b.
Kalimat Interogatif
c.
Kalimat Imperatif
1. Kalimat Imperatif Biasa
2. Kalimat Imperatif
Permintaan
3. Kalimat Imperatif
Pemberian Izin
4. Kalimat Imperatif Ajakan
5. Kalimat Imperatif Suruhan
d.
Kalimat Ekslamatif
e.
Kalimat Empatik
|
Mahasiswa mampu memahami dan menerapkan bentuk dan nilai komunikatif
kalimat dalam bahasa Indonesia
|
Pendekatan Genre/Diskusi dan Penugasan
|
2 x 50 Menit
|
11
|
1. Wujud Formal dan Wujud
Pragmatik
Imperatif
a.
Wujud Formal Imperatif
b.
Wujud Pragmatik Imperatif
2. Kesantunan Linguistik dan Kesantunan
Pragmatik Imperatif
a.
Kesantunan Lingustik Tuturan Imperatif
b.
Kesantunan Pragmatik Tuturan Imperatif dalam Bahasa Indonesia
|
Mahasiswa mampu memahami wujud formal dan wujud pragmatik serta
kesantunan linguistik dan kesantunan pragmatik imperatif
|
Pendekatan Genre/Diskusi dan Penugasan
|
2 x 50 Menit
|
12
|
Persepsi Peringkat Kesantunan Imperatif
1.
Tipe Tuturan Imperatif Pengukur Persepsi Peringkat Kesantunan
2.
Persepsi Peringkat Kesantunan Pemakaian Tuturan Imperatif
3.
Rekapitulasi Kesantunan Pemakaian Tuturan Imperatif
|
Mahasiswa mampu memahami persepsi peringkat kesantunan imperatif
|
Pendekatan Genre/Diskusi dan Penugasan
|
2 x 50 Menit
|
13
|
Praktik Analisis Wacana Pragmatik
1.
Pemanfaatan Permainan Bahasa sebagai Bahan Pengajaran Bahasa dalam
Upaya Meningkatkan Mutu Pengajaran Ilmu Bahasa di Indonesia
2.
Implikatur dalam Wacana Kampanye Politik Pemilu 2009
|
Mahasiswa mampu memahami dan menganalisis wacana pragmatik
|
Pendekatan Genre/Diskusi dan Penugasan
|
2 x 50 Menit
|
14
|
Metodologi Penelitian Bahasa Tinjauan Pragmatik
|
Mahasiswa mampu memahami dan menerapkan metodologi penelitian bahasa
dengan tinjauan pragmatik
|
Pendekatan Genre/Diskusi dan Penugasan
|
2 x 50 Menit
|
15
|
Membahas Hasil Penelitian Bahasa secara Pragmatik
|
Mahasiswa mampu memahami dan menuangkan tulisan ilmiah dalam hasil
penelitian bahasa secara pragmatik
|
Pendekatan Genre/Diskusi dan Penugasan
|
2 x 50 Menit
|
16
|
Ujian Akhir Semester (UAS)
|
Essay
|
100 Menit
|
E. Kebijakan
- Semua tugas atau karya harus diketik atau cetak komputer dalam format yang ditentukan, tulisan tangan tidak diterima. Jika baru mengenal komputer, jangan panik. Ini lah kesempatan besar untuk masuk ke dalam era elektronik.
- Mahasiswa yang memiliki ketidakmampuan atau kondisi yang menyebabkan ketidakmampuan menyelesaikan tugas atau tidak memenuhi kriteria penyelesaian tugas diupayakan menemui Dosen Pengampu untuk mengidenifikasi, mendiskusikan, dan mendokumenkan setiap kemungkinan modifikasi atau akomodasi instruksional. Mahasiswa harus memberitahu Dosen Pengampu tidak lebih dari dua minggu setelah kondisi ketidakmampuan terdiagnosis. Mahasiswa harus menghubungi bagian akademik Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia untuk menyelesaikan kasus ini.
- Simpan semua tugas, draf, dan revisi dalam flashdisk.
- Jangan pernah menyerahkan tugas-tugas salinan asli. Anda harus menyimpan salinan asli, Dosen tidak bertanggungjawab atas kemungkinan kehilangan.
- Plagiarisme, yang diambil dari bahasa Latin untuk "pencuri" adalah menyerahkan tugas yang merupakan karya orang lain yang diakui sebagai karya sendiri. Kasus plagiarisme akan menyebabkan kegagalan kuliah ini dan mendapatkan sanksi akademis pelanggaran disiplin.
- Konferensi: silakan menemui Dosen Pengampu selama jam kerja atau dengan perjanjian untuk mendiskusikan persoalan mata kuliah, ide tugas-tugas, draf, nilai, dan hal lainnya yang dianggap perlu.
- Sebagai tambahan, mahasiswa perlu memahami kesantunan profesional:
- Jika sudah berjanji harus ditepati, khususnya perjanjian di luar jam kerja. Jika tidak dapat menepati harap dikomunikasikan kepada dosen sebelum waktu perjanjian. Untuk waktu perkuliahan, mahasiswa dapat menghubungi dosen untuk meminta kepastian kehadiran.
- Komunikasi/miskomunikasi: mahasiswa terkadang melakukan komunikasi yang buruk atau gagal kepada Dosen sebab tidak dapat berkomunikasi dengan baik. Jika mengalami masalah semacam ini, beritahu Dosen Pengampu untuk mendapatkan bantuan. Anda dapat menemui setelah kuliah, atau mengirim e-mail, atau menelepon di kantor atau di rumah.
F. Sistem Penilaian
1. Kriteria penilaian untuk tugas makalah: 20 poin per kriteria
- gagasan utama jelas;
- pendahuluan/kesimpulan padat dan ringkas;
- koherensi Paragraf /koherensi keseluruhan karangan;
- pemahaman bacaan dan kutipan teks;
- berpikir kritis (kesimpulan ke argumen, analisis, interpretasi); serta
penghayatan, keseriusan, dan ketepatan.
2. Penilaian Akhir
Tabel Pembobotan Nilai
No.
|
Aspek yang dinilai
|
Bobot
|
1
|
Kehadiran dan partisipasi dalam
perkuliahan
|
10%
|
2
|
Kuis
|
5%
|
3
|
Tugas (Portofolio)
|
20%
|
4
|
UTS
|
30%
|
5
|
UAS
|
35%
|
Jumlah
|
100%
|
Catatan: kehadiran dan partisipasi yang tidak memuaskan (meninggalkan lebih dari dua pertemuan tanpa sebab yang
dapat dipertanggungjawabkan) akan mengakibatkan penurunan nilai mata kuliah.
Meninggalkan kelas lebih dari 25%
dapat mengakibatkan kegagalan mata kuliah.
Lubuklinggau,
Januari 2013
Dosen Pengampu,
Noermanzah,
M.Pd.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar